Tretes, 3 April 2010

Senin, 05 April 2010
Dingin menyeruak ketika kaki-kaki lelah menapak lereng arjuna yang mulai berdenyut. Sore ini kami menyatukan degup, dalam jalinan rindu dan semangat yang menelisik hati. Dibalkon atas…. Kau bisa saksikan Hollywood kata si empunya, hi hi… aku tersenyum dan membayang Piala-piala Oscar ada di almari rumahmu. Disini, dihati yang mulai hangat, tak ada kata AKU dan KAMU, yang ada hanyalah KAMI dan KITA . Indahnya kebersamaan, hangatnya kenangan, membuat ruang tamu ini semakin sesak oleh tawa. Lambaian ringan, senyum yang tersimpan, gelak yang tak tertahan, semua menyatu dalam gegap malam yang menghanyutkan.

“Andai waktu bisa kuputar ” kata temanku
“Apa yang akan kau lakukan?” tanyaku
“Tak ada……..”
Karena seharusnya yang kau lihat dialbum itu adalah sebuah fragmen, dari rangkaian gerbong hidup yang selalu berjalan kedepan.

Kami berbicara tentang hati, tentang masa yang tertimbun usia, tentang indah romansa terkenang.. membawa kami temukan benang merah yang menyatukan jalinan masa. Sungguh...!!! tak terasa pagi tlah menggigit pinggang. Mari kita lelapkan raga, tapi biarkan hati kita berkelana.


Terima kasih sabahat ....... kalian telah buat malam ini jadi satu frasa indah dalam jalinan kebersamaan.

(Tretes, Diruang tamu seorang teman)

0 komentar:

Posting Komentar