penuh tulìsan tapi tak bertautan.
lugas tapi sarat metafora
lalu apa yang coba kau sembunyikan?
dari sinar yang pelahan-lahan hapus impian
sementara kau masih tegar tatap titik hitam yang antarmu pulang
aku juga ingin pahami apa arti lambaian,
tangis yang tertahan
atau mugkin besok kau sudi mendiktenya?
ditempat biasa kita mendera cinta.
(By : Bambang Pinuji)
(By : Bambang Pinuji)
0 komentar:
Posting Komentar